Comment

Kamu Terlarang untuk Mengambil Foto di Desa Ini, Kenapa Ya?

Wajarnya jika berkunjung ke sebuah lokasi wisata, sebagai pengunjung pasti kita ingin berfoto di di spot-spot terbaik. Sejak penggunaan media sosial mulai populer, kebiasaan itu makin menjadi-jadi. Namun sepertinya kamu tidak bisa mengambil foto bila berkunjung ke Desa Bergun di Swiss. Kenapa memangnya ya?

Desa yang berjarak dua jam perjalanan dari Zurich itu memang dikenal indah. Ia menjadi lokasi wisata favorit para wisatawan yang berkunjung ke Swiss. Namun mulai bulan ini penduduk desa membuat peraturan baru yang bikin wisatawan bakal gigit jari. Dilarang mengambil foto apapun!

Menurut penghuni desa, siapapun yang memotret dan memposting foto panorama Desa Bergun di medsos akan membuat orang lain depresi karena tidak berada di sana. “Telah dibuktikan secara ilmiah kalau foto liburan indah di medsos akan membuat orang yang melihatnya tidak bahagia karena mereka tidak berada di sana secara langsung,” bunyi pernyataan petugas pariwisata Desa Bergun.

desa-bergun3

Dari pihak dinas pariwisata desa pun telah menurunkan foto desa dari laman Facebook dan Twitternya. Tidak hanya itu, foto di laman websitenya pun juga akan dihilangkan. Bagi traveler yang tetap nakal untuk memotret Desa Bergun, akan dikenakan denda sebesar 5 Swiss francs (Rp 68 ribu). Uang dendanya pun akan digunakan untuk biaya perawatan lingkungan.

Larangan memotret itu pun sudah tampak lewat sejumlah papan penanda yang tersebar di sekitar desa seperti diberitakan media Euro News. Atas keputusan yang kontroversial tersebut, sejumlah netizen pun memberi kritikan akan larangan memotret itu di laman Facebook Desa Bergun. Ada yang merasa kesal dengan aturan tersebut, bahkan ada juga yang mengancam tidak ingin kembali lagi ke desa tersebut.

Di zaman yang serba medsos ini, kebijakan melarang berfoto di suatu tempat wisata mungkin malah bisa jadi masalah. Bagaimana menurut kamu?