Comment

Apa Sih Efeknya Bagi Millennial Bila Indonesia Menerapkan National Payment Gateway?

Cina dikenal sebagai negara paling maju di benua Asia. Kemajuan itu juga terlihat dari sistem pembayaran nasional atau national payment gateway (NPG) yang sudah diterapkan sejak 2002. Di sana mereka menamakannya UnionPay dan dibentuk oleh People Bank of China (POBC). Fungsi POBC ini sama seperti Bank Indonesia di sini.

Kemajuan NGP Cina sudah begitu pesat. Saat ini UnionPay sudah bekerjasama dengan sekitar 1.000 institusi di seluruh dunia. Kartu berlogo UnionPay juga sudah bisa diterima di 162 negara dan UnionPay sudah menerbitkan kartu di 42 negara.

Nah, tak lama lagi Indonesia berniat mengikuti jejak Cina. Bank Indonesia saat ini sedang melakukan ujicoba dan segera mengimplementasikan NPG di dalam negeri. Sebenarnya tanpa kamu sadari hal ini sudah mulai bisa dilihat loh.

national-payment-gateway2

Tanpa sadar jumlah mesin ATM Bank BUMN dan BUMD seperti BRI, BNI, dan Mandiri mulai terintegrasi. Secara sederhana, buat kamu pemilik rekening di bank BUMN bisa melakukan transaksi elektronik di ATM dengan logo yang sama, yakni Link tanpa dipungut biaya tambahan.

NPG sendiri bukanlah konsep baru. Sebelum diterapkan secara bertahap oleh Bank Indonesia, sudah ada tiga operator pembayaran yang dikenal secara luas. Mereka adalah Artajasa yang mengelola ATM Bersama, Rintis Sejahtera yang mengelola Prima, dan Daya Network Lestari yang mengelola ALTO. Tentu kamu tidak asing kan dengan nama-nama itu?

Pada perkembangannya kini, seluruh pembayaran dan transaksi di tataran nasional akan dijadikan satu. Sistem NPG memungkinkan tersambungnya seluruh provider sistem pembayaran di Indonesia. Jadi, apapun jenis kartu debit atau kredit yang kamu pakai, tak peduli bank mana yang mengeluarkan, dapat dipakai di mesin pembayaran manapun.

Lalu apa untungnya penerapan NPG khususnya bagi generasi millennial?

Salah satu faktor utama mengapa Bank Indonesia ingin segera menerapkannya adalah peningkatan transaksi elektronik sebagai imbas bisnis e-commerce di Tanah Air. Perkembangan e-commerce ini tak lepas dari peran generasi millennial yang begitu melek dengan dunia digital.

national-payment-gateway1

Nah, NPG akan membuat industri e-commerce menjadi lebih sehat. Mengapa harus sehat? karena jumlah peredaran uang dari bisnis luar biasa besar. Tahun lalu di Indonesia nilainya mencapai U$12 miliar. Bayangkan apa yang terjadi kalau uang sebanyak itu tidak terlacak kemana perginya?

Dengan menerapkan NPG yang menyeluruh, bukan hanya di mesin ATM atau mesin gesek, perputaran uang dari industri e-commerce akan dipantau oleh pemerintah dan Bank Indonesia sebagai kepalanya. Sistem inilah yang membuat perekonomian dalam negeri menjadi lebih stabil di tengah guncangan krisis ekonomi dari Eropa.

Integrasi di mesin ATM sudah mulai dilakukan. Setelah itu selesai, Bank Indonesia akan menyasar sistem pembayaran lainnya yakni uang elektronik. Jadi, buat kamu pengguna commuter line, Transjakarta, atau gardu tol otomatis (GTO) tak perlu pusing lagi memilih kartu pembayaran mana yang bisa dipakai. Semua bentuk uang eletronik akan bisa digunakan untuk tujuan transaksi yang berbeda-beda.

So, apakah kamu siap dengan inovasi baru ini?