Comment

Secara Ilmiah Mana yang Lebih Bikin Bahagia, Belanja Barang atau Liburan?

Jika punya uang banyak, apa yang biasa kamu lakukan? Berbelanja barang kesukaan atau pergi liburan ke tempat favorit mu? Dari kedua pilihan itu mana yang paling membuat kamu bahagia? Pasti sulit menjawabnya ya karena selera setiap orang memang berbeda-beda.

Hasil riset yang diterbitkan di Journal of Consumer Research menyatakan bahwa rasa bahagia itu tergantung dari beberapa faktor, termasuk seberapa materialistis dirimu. Leonardo Nicolao, Julie R. Irwin (keduanya dari University of Texas di Austin) dan Joseph K. Goodman dari Washington University, St. Louis menyatakan jawaban dari pertanyaan tentang rasa bahagia dari berbelanja dan liburan memang agak rumit.

bahagia-mana-1

Dulu, seseorang merasa lebih bahagia jika mereka menghabiskan uang untuk membeli pengalaman, seperti liburan, pergi ke teater, atau konser dibandingkan dengan membeli barang berharga seperti gadget terbaru atau mobil mewah. Namun hal itu bisa saja berubah jadi buruk dan membuat ia tak bahagia.

Misalnya saat liburan ternyata banyak hal yang mengecewakan; kamar hotel yang buruk, kecurian, atau pengalaman buruk lainnya. Mereka akan cenderung menyesal lebih dalam terhadap liburan daripada pembelian barang-barang konsumen.

bahagia-mana-2

Akan tetapi, menurut Leonardo, klausul tadi tak berpengaruh terhadap individu yang materialistis. Bagi mereka, sama saja entah beli barang atau pengalaman, kalau positif ya bahagia, kalau negatif ya tak suka.

Secara umum para peneliti setuju dengan nasihat lawas bahwa menghabiskan uang dengan berlibur akan lebih bahagia ketimbang berbelanja. “Penelitian kami mengemukakan kembali riset sebelumnya tentang saran mencari kebahagiaan.  Uang lebih bagus dihabiskan untuk liburan, nonton konser, tamasya ke taman hiburan atau makan di restoran dibandingkan membeli barang dan pernak-pernik berharga.”