Comment

Taman Nasional Komodo, Rumah Satwa Eksotis di Bagian Tengah Indonesia

Kamu sedang merencanakan liburan 2017, namun belum menemukan destinasi yang tepat? Mengapa tak coba memasukan Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur yang eksotis dalam daftarmu?

ahloo-2000-taman-nasional-komodo-1

Akses menuju Pulau Komodo dapat dikatakan mudah, meski begitu waktu tempuhnya panjang dan kamu harus menyiapkan waktu yang cukup longgar untuk mencapainya. Rute pesawat Jakarta – Labuan Bajo sudah banyak tersedia. Pilihannya kamu bisa menempuh penerbangan langsung selama waktu dua jam 30 menit atau transit di Bali dan baru berangkat ke Bandar Udara Komodo Labuan Bajo keesokan harinya.

ahloo-2000-rusa-taman-nasional-komodo-5

Sesampainya di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, pergilah ke Kampung Ujung dengan menumpang ojek atau taksi. Tempat ini merupakan akses untuk berkunjung taman nasional yang meliputi tiga pulau besar yakni Pulau Komodo, Rinca, dan Padar menggunakan kapal laut.

ahloo-2000-rusa-taman-nasional-komodo-2

TN Komodo memiliki luas 2.321 kilometer persegi. Resmi berdiri pada tahun 1980, tempat yang menjadi habitat bebas sekitar 3.000 ekor Komodo ini juga telah tercatat sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO sejak 1991. Nama taman nasional ini kembali menjadi sorotan setelah ditetapkan menjadi bagian dari Tujuh Keajaiban Baru (New 7 Wonders di tahun 2011 lalu.

ahloo-2000-rusa-taman-nasional-komodo-6

Pada dasarnya Komodo adalah makhluk buas. Meski hidup bebas di taman nasional ini, hewan-hewan yang beratnya mencapai 90 kilogram ini masih dapat dipandang dari dekat.

ahloo-2000-rusa-taman-nasional-komodo-7

Oh iya, ada catatan jika yang ingin menyaksikan komodo dari dekat. Hewan berwarna cokelat ini sangat sensitif terhadap bau. Bagi para pelancong wanita sebaiknya memperhatikan siklus menstruasinya jika tetap ingin nyaman berplesiran di taman nasional ini.

Selain itu, pastikan kamu didampingi oleh tour guide atau pawang resmi saat berplesir di pulau. Sebab, taman nasional ini juga menjadi didiami ular kobra, sanca, kadal, dan beberapa penyu. Tak ketinggalan pula monyet ekor panjang, kuda liar yang juga banyak di Sumbawa, rusa, burung gosong, perkutut, tekukur, hingga kakak tua jambul kuning.

ahloo-2000-rusa-taman-nasional-komodo-4

Tak hanya berkesempatan melihat langsung satwa atas daratannya, taman nasional ini juga menjanjikan jutaan pengalaman menikmati bawah laut yang eksotis. Bayangkan saja, 479 kilometer kawasan perairannya menjadi rumah bagi 385 spesies terumbu karang, ribuan spesies ikan, puluhan bunga karang, sepuluh jenis lumba-lumba, ikan pari, hingga berbagai jenis hiu. Dari kekayaan tersebut nggak heran jika tempat yang bernama Manta Point menjadi dive spot turis-turis asing.

ahloo-2000-rusa-taman-nasional-komodo

Lantas jenis tanaman apa saja yang berkembang di tempat ini? Pohon lontar banyak ditemukan di taman nasional yang sekitar 70 persen daratannya adalah padang rumput dan hutan savana. Meski begitu ada juga vegetasi hutan tropis seperti tanaman asem, rotan, dan bambu yang bisa kamu temukan di beberapa lokasi.

Taman Nasional Komodo terbagi menjadi sembilan zonasi. Fungsinya untuk menjelaskan batas-batas wilayah pelesatarian flora dan fauna di tempat ini dengan kawasan yang boleh disentuh oleh masyarakat sekitarnya. Misalnya Zona Pemanfaatan Tradisional Daratan yang hasil alamnya diperbolehkan untuk dimanfaatkan bagi kebutuhan warga. (ls)