Comment

Tanjung Puting, Pusat Konservasi Orang Utan Terbesar di Dunia yang Ternyata Ada di Indonesia!

Bila berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting, pastikan kamu siap merasakan jadi bintang film yang tengah syuting di hutan. Selain rimbanya yang menantang, ratusan orang utan yang siap diajak berkenalan, dan ada pula sungai tenang yang dapat dilintasi dengan kapal a la film Tarzan.

ahloo-1200-tanjung-puting

foto: pegipegi.com

Taman Nasional (TN) Tanjung Puting berlokasi di Kalimantan Tengah, tepatnya di Pangkalan Bun. Kalau kamu dari Jakarta, kamu perlu terbang dulu ke Bandara Iskandar di Pangkalan Bun. Lalu menyambung transportasi darat ke Pelabuhan Kumai untuk menumpang kapal klotok ke beberapa tujuan wisata. Nah, sebagai alternatif kamu juga bisa menaiki kapal dari Semarang atau Surabaya, melintasi Laut Jawa dengan waktu tempuh hampir 11 jam. Tapi dapat dipastikan kamu puas berkunjung ke sini.

ahloo-1200-tanjung-puting-turis

foto: maskoolin.com

Kawasan ini mungkin nggak terlalu eksis di antara wisatawan dalam negeri, namun keindahannya malah mampu menarik ribuan turis asing untuk datang. Pada 2013, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (kini Kementrian Pariwisata) mencatat 8.500 turis mancanegara yang datang berkunjung. Sementara pengunjung domestik nggak lebih dari 5.000 orang.

ahloo-1200-tanjung-puting-orang-utan-1

foto: rimbaecolodge.com

Jika kamu berencana untuk berkunjung ke TN Tanjung Puting yang memiliki 415.040 hektare atau lebih dari empat kilometer persegi ini, pastikan kamu sudah menentukan tempat-tempat yang akan dikunjungi. Setidaknya ada tiga lokasi yang akan membawa kamu bertemu langsung dengan orang utan dan melihat waktu mereka diberi makan di jam-jam tertentu. Ketiganya adalah Kawasan Tanjung Harapan pada pukul 14.00, Pondok Tanggi pukul 09.00, dan Camp Leakey pukul 14.00.

ahloo-1200-tanjung-puting-kera-hidung-besar

foto: rimbaecolodge.com

Selain orang utan, Tanjung Puting menyajikan pengalaman bertemu dengan aneka satwa yang mengaggumkan. Misalnya kera hidung besar (bekantan), kera kecil nan lincah (owa), dan kera ekor panjang. Nggak ketinggalan, ada sekitar 200 jenis burung yang beberapa di antaranya terancam musnah seperti sindanglawe, elang hitam, elang bondol, dan elang laut perut putih.

Nah, sebagai pusat konservasi dan penelitian orang utan terbesar di dunia, taman nasional ini tergolong cukup baik sebagai tujuan wisata. Tersedia pendamping turis (guide) yang siap mengantarkan kamu ke lokasi wisata hingga penginapan setaraf hotel yang nyaman. Nggak heran jika kawasan ini pernah jadi tempat persinggahan aktris Hollywood, Julia Roberts yang membuat film dokumenter ‘In The Wild: Orangutans with Julia Roberts’ pada tahun 1992.

ahloo-1200-tanjung-puting-kapal-klotok

Jika ingin liburan a la backpacker, kamu juga bisa lho menginap di atas kapal yang muat sekitar 20 orang. Tarifnya cukup ramah di kantong, paling mahal sekitar dua juta rupiah per harinya.

Kamu sebagai turis dalam negeri pasti akan merasa lebih beruntung karena tiket masuk (retribusi) untuk masuk ke Taman Nasional Tanjung Puting tergolong murah. Harganya dipatok mulai dari 7.500 rupiah. Hemat banget, kan? Tapi bagi kamu yang membawa peralatan kamera, ada biaya tambahan yang harus kamu siapkan, ya. (ta)

sumber: pelbagai sumber