Comment

Mengapa Netizen Begitu Mudah Percaya Pada Berita Hoax?

4 November lalu hampir saja menjadi bencana bagi masyarakat Indonesia manakala ratusan ribu demonstran melakukan unjuk rasa di sekitar Istana Negara. Aksi massa sebenarnya berlangsung cukup tertib hingga pukul 6 sore. Namun menjelang malam, massa berubah jadi beringas. Trauma atas peristiwa berdarah 1998 kembali muncul. Sebab, demonstrasi siang itu memang dilatar belakangi sentimen SARA. Tak pelak, banjir informasi tentang kejadian malam itu pun tak bisa dibendung. Masalah muncul ketika netizen tak bisa membedakan mana berita yang asli dan mana berita hoax atau hasil rekayasa.

Berita hoax sering menjadi senjata mematikan yang mampu memicu konflik sosial. Demonstrasi yang terjadi pada 4 November kemarin pun berawal dari hasil unggahan video palsu alias video editan dimana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dituduh sebagai penista agama. Kasus itu masih diproses saat ini oleh Polisi untuk menentukan apakah Ahok, sapaannya bersalah atau tidak.

ahloo-berita-hoax-1

Fenomena Ahok ini merupakan satu dari ribuan kasus yang terjadi di dunia akibat salah kaprah informasi. Ironis memang ketika dunia teknologi informasi maju begitu pesat, masyarakat seperti belum siap menerima semuanya. Akibatnya, berita hoax atau hasil rekayasa seringkali jadi bom waktu yang siap menghancurkan stabilitas sosial masyarakat. Pertanyaannya mengapa masyarakat pengguna internet atau netizen begitu mudah percaya pada berita hoax?

Ada empat alasan besar mengapa berita hoax seringkali mudah diterima dan memancing konflik sosial:

1. Keterbatasan informasi

Kita percaya berita hoax bukan karena kita mudah dibohongi tapi karena keterbatasan arus informasi yang datang.

2. Tingkat popularitas informasi

Ternyata, pemberitaan yang terus menerus dapat membuat manusia jadi tertutup pada kebenaran, lho!

ahloo-berita-hoax-2

3. Ketertarikan

Kita lebih tertarik dengan berita hoax karena topiknya yang menarik dan unik. Makanya dengan mudah langsung percaya dengan hoax.

4. Confirmation bias

Kalau berita hoax tersebut berkaitan dengan hal yang dipercaya, maka kebohongan akan lebih mudah diterima.

ahloo-berita-hoax-3

Jika sudah mengetahui alasannya lalu bagaimana cara kita menghindari dari pengaruh berita hoax. Ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil ketika kamu mendapati sebuah informasi di media sosial. Sebelum memercayainya perhatikan langkah berikut.

1. Perhatikan sumber berita

Ketika kamu membaca suatu berita yang wajib kamu cek pertama kalinya adalah sumber kebenaran berita tersebut. Misalnya kamu membaca berita dari satu akun orang, jangan mudah percaya. Bisa saja orang tersebut hanya menyebarkan namun juga belum tahu pasti kebenarannya. Lalu, kamu bisa klik link yang dishare sama orang tersebut, kalau link tersebut hanya berasal dari blog yang tidak jelas, lebih baik tinggalkan informasi itu.

ahloo-berita-hoax-4

2. Baca seluruh isi bukan hanya judul

Jika ada di antara kamu kalau membaca berita hanya dibaca judulnya saja, mulai sekarang hentikan kebiasaan itu. Judul itu bisa menjebak. Bisa saja judulnya terlalu heboh tapi isinya biasa aja. Maka dari itu, kamu harus membaca semua isi dari berita itu.

3. Judul berlebihan selalu mencurigakan

Mungkin kamu sering menemukan judul suatu tulisan yang dibuat berlebihan. Berita itu yang tidak benar adanya jadi terkenal karena judulnya yang heboh. Judul yang heboh itu memang menarik perhatian untuk dibaca keseluruhan.

ahloo-berita-hoax-5

4. Tidah mudah percaya foto atau video

Kecanggihan teknologi membuat orang semakin kreatif, termasuk dalam membuat foto atau video hoax. Jika kamu menemukan foto atau video tentang hal aneh, itu bisa saja hanya rekayasa belaka. Hal seperti ini terjadi pada kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

5. Follower yang banyak bukanlah jaminan

Jika membaca berita dari akun media sosial dengan follower yang sudah banyak, hal itu belum bisa jadi sebuah jaminan lho. Pasalnya saat ini semakin banyak orang yang membeli akun follower palsu. Hal ini dimanfaatkan oleh beberapa orang yang ingin membuat akunnya terkenal. (dj)

Berbagai sumber