Comment

Tiap 40 Detik Seseorang di Seluruh Dunia Tewas Bunuh Diri

Masalah kejiwaan bukanlah problema ringan. Data dari World Federation of Mental Health (WMFH) menujukkan tiap 40 detik seseorang di suatu tempat di dunia meninggal akibat bunuh diri.

Tak hanya itu saja, WMFH juga mengatakan kalau satu dari empat orang dewasa akan mengalami masalah kesehatan jiwa dalam hidupnya. Sayangnya, mereka hanya menerima sedikit perhatian, bahkan tidak mendapat dukungan psikologis sama sekali saat masalah ini masuk ke tahap darurat.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, setidaknya ada tiga hal yang membuat masalah kesehatan jiwa kurang mendapat perhatian. Mulai dari ketidaktahuan masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa, kurangnya kepedulian, hingga masih adanya stigma dan diskriminatif pada Orang Dengan Masalah Kejiawaan (ODMK) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Alhasil, mereka sering tidak merima pelayanan kesehatan jiwa yang sesuai kebutuhan.

“Kita perlu merenungkan bahwa setiap orang, seperti halnya diri kita masing-masing ingin diperlaukan dengan baik, dihargai dengan tulus, dan tidak diperlakukan berbeda satu sama lain,” ujar Menteri Kesehatan Nila Djuwita F.Moeloek.

Menurut Kementerian kesehatan (Kemenkes), peringatan ini dimaksudkan untuk menyampaikan informasi dan edukasi bagi masyarakat dalam upaya promotif dan preventif masalah kesehatan jiwa.

Hingga kini pemerintah masih mengupayakan beberapa hal untuk melawan fenomena tersebut. Seperti pemerataan layanan kesehatan jiwa, penyediaan layanan kesehatan jiwa terpadu, pengembangan upaya kesehatan jiwa berbasis masyarakat, hingga, pengembangan kesadaran dan kemandirian masyarakat di bidang kesehatan jiwa. (dj)

Sumber: intisari-online