Comment

Di Negara Ini Orang yang Sudah Mati Pun Jadi Korban Banjir

Bencana banjir ternyata bukan hanya memberikan dampak buruk pada lingkungan dan mahluk hidup. Di negara bagian Louisiana, Amerika Serikat, orang yang sudah mati pun harus jadi korban banjir juga ketika bencana banjir setinggi dua meter menerjang ibu kota negara bagian itu.

Banjir berawal ketika negara itu diterpa hujan badai yang terjadi selama dua hari berturut-turut. Karena volume air yang turun sangat tinggi beberapa titik di kawasan itu pun mulai banjir termasuk salah satu lokasi pemakaman. Tampak peti-peti mati hanyut dan terapung-apung di atas air.

Bencana banjir ini memang tergolong besar. Selain menghancurkan bangunan, properti, dan kompleks pemakaman, otoritas setempat harus mengungsikan lebih dari 20.000 jiwa. Dari jumlah itu 11.000 di antaranya tinggal di tenda darurat, sementaranya sisanya tinggal di gedung bioskop yang berukuran luas.

Gubernur Louisiana, John Bel Edwards mengatakan pihaknya saat ini menghadapi bencana alam terbesar yang memecahkan rekor bencana terdahulu. “Kami tidak tahu kapan banjir ini akan surut dan mereka akan terus meningkat di beberapa titik lokasi,” ujar John. (dj)

Sumber: metro.co.uk