Comment

Ternyata, Sudah 13 Kali Perang Nuklir Hampir Terjadi di Dunia

Sepanjang sejarah, perang nuklir yang terakhir terjadi adalah ketika Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki. Sejak saat itu, senjata mematikan ini jadi terlarang untuk dipakai. Dunia pun menyepakatinya. Meski begitu bukan berarti dunia bebas dari perang nuklir karena menurut lembaga studi Chatham House, dunia ini sudah 13 kali hampir terjebak dalam perang nuklir.

Penyebabnya kebanyakan karena eskalasi konflik politik antara negara-negara di dunia. Namun tidak jarang, penyebab perang nuklir adalah hal lain seperti miskomunikasi, chip yang rusak, hingga kesalahan teknis yang tidak perlu. Berikut ahloo sajikan buat kamu 13 kejadian di dunia yang hampir membawa kita pada perang nuklir.

1. Operasi Anadyr, Uni Soviet (Oktober 1962)

Penyebabnya adalah miskomunikasi. Operasi ini dikenal dengan nama krisis misil Kuba. Saat itu empat kapal selam Soviet mendapatkan izin untuk menembahkan peluru nuklir apabila mereka diserang. Karena komunikasi yang buruk dan salah sangka bahwa pasukan AS sudah menyerang hampir saja memulai perang nuklir baru. Untungnya salah satu komandan perang berhasil meyakinkan untuk tidak menembakkan peluru itu.

2. British Nuklir (Oktober 1962)

Penyebabnya eskalasi konflik. Masih berkaitan dengan operasi Anadyr, sekitar 60 rudal menengah balistik disiagakan di Inggris dan bersiap menyerang Uni Soviet jika perintah datang.

3. Black Saturday (Oktober 1962)

Penyebabnya eskalasi konflik dan miskomunikasi. Pesawat jet Amerika tujuan Alaska secara tak sengaja melaju di atas wilayah udara Soviet. Dua jet soviet M-iG pun membuntutinya. Si pilot Amerika lalu terjun karena kehabisan bahan bakar dan saat itu pesawat Amerika lain P-102s yang mengggunakan peluru dengan ujung hulu ledak nuklir bersiap menyelamatkan si pilot.

4. Kesalahan Penkovsky (November 1962)

Penyebabnya miskomunikasi. Agen ganda bernama Kolonek Oleg Penkovsky memberikan peringatan salah pada Amerika jika Soviet mulai menyerang. Penkovsky akhirnya ditangkap.

5. Perang Arab-Israel (Oktober 1973)

Penyebabnya konflik eskalasi. Selama perang Yom Kippur, Israel dicurigai memiliki senjata nuklir dan mereka tidak menyangkalnya.

6. NORAD: Kesalahan Latihan Militer Amerika Serikat  (9 November 1979)

Penyebabnya kesalahan skenario latihan. NORAD atau the North American Aerospace Defense Command hampir menjadi pemicu perang nuklir karena salah memberikan komando ketika latihan pertahanan udara.

7. NORAD: Kesalahan chip komputer Amerika Serikat (3 June 1980)

Penyebabnya kesalahan chip komputer. Karena kelalaian ini AS hampir saja berperang melawan Soviet karena mereka diperingati bahwa lebih dari 2000 rudah sedang dalam perjalanan menyerang AS.

8. Serpukhov-15, Uni Soviet, (25 September1983)

Penyebabnya teknikal error. Jika bukan karena Letnan Kolonel Stanislav Yevgrafovich yang sadar ada kesalahan sinyal, AS dan Soviet pastilah sudah terlibat dalam perang nuklir besar.

9. Able Archer-83, Uni Soviet dan AS (7-11 November 1983)

Penyebabnya mispersepsi latihan militer. Bencana ini hampir sebesar ketegangan yang terjadi ketika krisis misil Kuba. Soviet mengira NATO sedang menguji senjata nuklir dan mereka bersiap melawannya.

10. Kudeta Gagal, Uni Soviet, (18-21 Augustus 1991)

Penyebabnya tidak ada komando dan kontrol di Uni Soviet. Setelah Presiden Soviet Mikhail Gorbachev kehilangan kontrolnya, menteri pertahanan mereka Dmitry Yazov mencoba mengambil alih komando untuk mengendalikan senjata nuklir. Beruntung hal itu tak berlangsung lama.

11. Black Brant, Rusia (25 Januari 1995)

Penyebabnya kesalahan mengidentifikasi riset yang tak valid. Ilmuwan Norwergia memberitahu Rusia bahwa mereka akan meluncurkan nuklir untuk kepentingan pengetahuan. Presiden Boris Yeltsin saat itu salah mengira dan hampir saja membuat keputusan balasan.

12. Krisis Kargil, India dan Pakistan (Mei-Juni 1999)

13. Krisis Kashmir, India dan Pakistan (Desember 2001-Oktober 2002)

Dua kejadian di atas (12 dan 13) memiliki penyebab yang sama yakni eskalasi konflik. India dan Pakistan memang sering terlibat dalam konflik dua negara pasca perpecahan yang mereka alami.(dj)

Sumber: Metro.co.uk