Comment

5 Tempat Wisata Religi Favorit di Bulan Ramadan

Ramadan adalah bulan indah untuk memperbanyak ibadah. Selain berpuasa dan berbagi dengan sesama ada juga sebuah cara seru untuk memperoleh pahalan di bulan Ramadan yakni jalan-jalan.

Jalan-jalan atau berwisata dengan nuansa religi kerap dilakukan orang untuk menambah wawasan sejarah agama sekaligus beribadah. Nah, berikut ini ada 5 tempat yang kerap jadi destinasi favorit berwisata religi di Indonesia selama bulan Ramadan.

1. Masjid 1000 Pintu (Tangerang).

ahloo 1500 - wisata religi 1000 pintu

Banyaknya pintu melengkung dan tasbih berukuran besar di masjid tanpa kubah ini jadi daya tarik bagi wisatawan untuk berwisata religi. Masjid 1000 Pintu juga sering digunakan sebagai tempat berdiam diri karena didukung dengan bagian dalam masjid yang gelap gulita.

2. Banten Lama (Serang).

Kerajaan Banten Lama erat sekali dengan nuansa Islami. Selain kamu dapat berkunjung ke Masjid Agung Banten yang punya menara keren, sempatkan juga ke Museum Kepurbakalaan Banten Lama dan berziarah ke makam para raja.

3. Masjid Agung Ibnu Batutah (Bali).

ahloo 1500 - wisata religi bali masjdi

Berwisata ke Bali nggak melulu tentang main ke pantai, tapi kamu juga berwisata religi di kawasan Nusa Dua.  Di Pusat Peribadatan Puja Mandala kamu dapat mengunjungi masjid Agung Ibnu Batutah yang letaknya berada dalam satu area dengan rumah ibadah agama lainnya. Menarik ya!

4. Istana Maimun (Medan).

ahloo 1500 - wisata religi medan istana maimun

Istana bagi Kesultanan Deli ini wajib kamu kunjungi saat berada di Medan. Bangunannya yang berusia lebih dari 2 abad cukup kaya dengan nuansa Islam yang berpadu dengan budaya Melayu. Jangan lewatkan juga beribadah di Masjid Al-Mashun yang tepat berada di depan Istana Maimun.

5. Masjid Kudus (Kudus).

ahloo 1500 - wisata religi kudus

Masjid ini merupakan saksi dari upaya Sunan Kudus untuk mengenalkan Islam di tanah Jawa yang mayoritas masyarakatnya memeluk Hindu. Masjid berarsitektur unik ini menggunakan batu spesial dari masjid Palestina untuk menandai pembangunan masjid pada 1549.